Pemberdayaan Masyarakat Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Batubulan
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i2.4057Kata Kunci:
Community Empowerment, Tourism Village, Local WisdomAbstrak
Desa wisata diberikan kepada wilayah desa yang memiliki potensi wisata, kegiatan wisata, dan barang wisata yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pariwisata yang melibatkan masyarakat dan dikelola secara berkelanjutan oleh penduduk desa. Agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan juga dapat membantu dalam pengelolaan desa, kemampuan desa harus dikelola sebaik mungkin. Dalam pengembangan desa wisata, masyarakat menghormati alam sebagai sumber kehidupan dan rasa kekeluargaan. Dalam proses pembangunan desa wisata, kedua prinsip ini berfungsi sebagai pedoman bagi setiap bagian masyarakat. Metode pelaksanaan pengabdian ini menggunakan penyuluhan yang terdiri dari kegiatan diskusi interaktif dan penyampaian materi. Hasil dari pengabdian yang dilakukan sebelum pelaksanaan program ini menunjukkan bahwa peserta menerima skor pemahaman dan pengetahuan 1,89 tentang cara mengembangkan desa wisata; analisis pemahaman dan pengetahuan menunjukkan bahwa peserta memperoleh skor pengetahuan dan pengetahuan 11,22 setelah kegiatan pengabdian yang dilakukan melalui metode diskusi dan tanya jawab. Ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan selama inisiatif ini sangat efektif. Hasil ini juga menunjukkan bahwa program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat merencanakan pengembangan desa wisata Batubulan
Unduhan
Referensi
Amin, K dan Dwiyono, R.S. (2020). Strategi Pengelolaan Pantai Baron sebagai Pariwisata Berkelanjutan dalam Menyongsong Abad Samudra Hindia. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 25(3), 249-257. https://doi.org/10.30647/jip.v25i3.1366
Angels. N, Maria, V. S. R. and Ana B. H. L. (2019). Tourism Research on Sustainability: A Bibliometric Analysis. Journal Sustainability, 11(5), 1-17. https://doi.org/10.3390/su11051377
A. A. Istri, M. D, et.al. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Organik Cair Berbasis Bio Slurry Dalam Upaya Mengurangi Tingkat Pengangguran Masyarakat Desa Bongkasa Pertiwi Akibat Pandemi Covid-19. Widya Laksana 1(2), 245-251. https://doi.org/10.23887/jwl.v11i2.49110
Charlie, L. B. A, Hanson E. K. dan Sri N. N. Ekasiwi. (2020). Korelasi Antara Push dan Pull Factor Wisata Kawasan dan Bangunan Bersejarah. Jurnal Pariwisata Terapan 4(1), 1-11. https://doi.org/https://doi.org/10.22146/jpt.46036
Devi, N. M. K dan Agung, I. G. O. M. (2019). Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi di Kabupaten Badung. Jurnal Destinasi Pariwisata, 7(1), 54-60. https://doi.org/10.24843/jdepar.2019.v07.i01.p08
Dewi, M. H. U. (2013). Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa Wisata Jatiluwih Tabanan, Bali. Jurnal Kawistara 3(2), 117-226. https://doi.org/10.22146/kawistara.3976
Dyah, I (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata di Desa Sukawening. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat 2(1), 53-62. https://journal.ipb.ac.id/index.php/pim/article/view/29563/19238
Edi, S. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Masyarakat. Bandung: PT Refika Aditama.
Fathy, R. (2019). Modal Sosial: Konsep, Inklusivitas dan Pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 6(1), 1-17. https://doi.org/10.22146/jps.v6i1.47463
Fyall, A. & Garrod, B. (2004). From competition to collaboration in the tourism industry. Routedge, 52-74
Grazia, C. E, et.al. (2020). Sustainability in Tourism as an Innovation Driver: An Analysis of Family Business Reality. Journal Sustainability, 12(15), 1-14. https://doi.org/10.3390/su12156149
Harne, J.T, Melinda, N dan Sari, L. (2020). Pengembangan Desa Berkearifan Lokal Wisata Sebagai yang Bentuk Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Rekayasa 10(2), 95-101. https://doi.org/10.37037/jrftsp.v10i2.63
Ilham. J, Mansyur dan Andi, U. (2020). Implementasi Pariwisata Berkelanjutan di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Jurnal Pariwisata Terapan 3(2), 110 123. https://doi.org/10.22146/jpt.46518
Inara, M. et.al. (2023). Pengembangan Desa Wisata Melalui Penerapan Community Development dalam Upaya Peningkatan Ekonomi Lokal. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial 6(2), 226-240, https://doi.org/10.24198/focus.v6i2.52787
Irtifah dan Idil, M. G. (2019). Peningkatan Ekonomi Desa Melalui Wisata Alam. Media Mahardika 17(2), 244-253. https://doi.org/10.29062/mahardika.v17i2.81
Junaid, I. (2020). Peran Masyarakat dalam Mewujudkan Desa Wisata: Studi di Kampung Nelayan, Tanjung Binga, Kabupaten Belitung. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Kepariwisataan 4(2), 60-71, https://doi.org/10.34013/jk.v4i2.47
Martina, P and Zelenka, J. (2019). How Crucial is the Social Responsibility for Tourism Sustainability? Social Responsibility Journal, 15(4), 534-552. https://doi.org/10.1108/SRJ-03-2018-0057
Maya, S. S. dan Agus, M. F. 2021. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata (Studi Kasus Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri). Jurnal Pariwisata Terapan 5(1), 38-49. https://doi.org/10.22146/jpt.65505
Munajat M, Avenzora R, Darusman D, Basuni S. (2022). Ecotourism pillars enforcement to geotourism destination in Slamet and Serayu Mountainous Areas, Central Java Province. Jurnal Manajemen Hutan Tropika. 28(1), 72-82. https://doi.org/10.7226/jtfm.28.1.72
Neneng, K, Encang, S dan Pawit, M. Y. (2018). Pengembangan Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pariwisata Pesona 3(2), 158-174. http://dx.doi.org/10.26905/jpp.v3i2.2340
Outari, D. P, Dian, K dan Nana, M. (2020). Strategi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Tanggamus. Administrativa Jurnal Birokrasi Kebijakan dan Pelayanan Publik 2(1), 75-86. http://dx.doi.org/10.23960/administrativa.v10i1.24
Patricia, W, et.al. (2020). Outdoor Recreation, Nature-Based Tourism, and Sustainability, Sustainability Journal 12(1), 1-12. https://doi.org/10.3390/su12010081
Pesona Indonesiaku. (2024). Kearifan Lokal: Nilai-Nilai Budaya yang Masih Relevan di Era Modern. diakses pada https://culture-indonesia-ku.blogspot.com/2024/12/kearifan-lokal-nilai-nilai-budaya-yang.html
Putra, I. W. A. dan Retno, J. S. (2023). Pemberdayaan Kelompok Sadar Wısata (Pokdarwıs) Dalam Mengembangkan Parıwısata Minat Khusus Berbasıs Storynomic and Nature Tourısm di Desa Buahan Kecamatan Payangan Kabupaten Gıanyar. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4(6), 12411-12419. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i6.22849
Putri, H. P. J., & Manaf, A. (2013). Faktor-faktor Keberhasilan Pengembangan Desa Wisata di Dataran Tinggi Dieng. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 2(3), 559-568. https://doi.org/10.14710/tpwk.2013.2890
Ramadhani, N.D.P., Rini & Setiawan, H. (2021). Pengaruh 3A Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Pada Objek Wisata Air Terjun Temam. Jurnal Terapan Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Bisnis 1(3), 162-171. http://jurnal.polsri.ac.id/index.php/jtiemb
Revi, A. A. (2017). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di D.I. Yogyakarta Melalui Pendekatan Kewirausahaan Sosial (Sociopreneurship). Jurnal Media Wisata, 15(2), 608-618. doi: https://doi.org/10.36276/mws.v15i2.297
Ruhanen, L. (2013). Local Government: Facilitator, or Inhibitor of Sustainable Tourism Development? Journal of Sustainable Tourism 21(1), 80- 98. http://dx.doi.org/10.1080/09669582.2012.680463
Sabila, A. A dan Istijabatul, A. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Wisatawan Dalam Mengunjungi Wisata Budaya Candi Borobudur. Cakra Wisata: Jurnal Pariwisata dan Budaya 22(3), 27-38. https://jurnal.uns.ac.id/cakra-wisata/article/view/50025/31032
Sunarta, N dan Sukma, N. A. (2017). Pariwisata Berkelanjutan. Bali: Cakra Press.
Untari R, Avenzora R, Darusman D, Sunarminto S. (2019). Persepsi masyarakat akademis terhadap kualitas materi promosi wisata alam di Indonesia. Media Konservasi, 24(2), 186-209. https://doi.org/10.29244/medkon. 24.2.186-199
Victoria, S, et.al. (2019). Buku Panduan Pengembangan Desa Wisata Hijau. Jakarta Selatan: Asisten Deputi Urusan Ketenagalistrikan dan Aneka Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia
Yhoga, B. A, Wahyu, H dan Zainal, A. (2016). Analisis Pengaruh Pariwisata Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten / Kota Provinsi Jawa Timur 2011-2014. Jurnal Ekonomi Pembangunan 14(1), 59-70. https://doi.org/10.22219/jep.v14i1.3847
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Junaidi Junaidi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















