Political Education for Palangka Raya Youth to Promote Integrity in the 2024 Regional Elections

Penulis

  • M. Doddy Syahirul Alam Universitas Palangka Raya
  • Dian Iskandar Universitas Palangka Raya
  • Bismar Harris Satriawan Universitas Palangka Raya
  • Ummu Habibah Gaffar Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i1.3264

Kata Kunci:

Political Education, Money Politics, Elctions

Abstrak

Permasalahan politik money politics menjadi ancaman serius terhadap integritas demokrasi baik di tingkat nasional maupun lokal. Hal ini membuka jalan bagi lahirnya figur-figur politik tanpa integritas, sementara preferensi pemilih lebih didorong oleh pragmatisme dibandingkan dengan rasionalitas. Masalah ini menuntut perhatian khusus agar proses demokrasi elektoral tidak dikendalikan oleh kapital. Oleh karena itu diperlukan pendidikan politik bagi pemilih khususnya pemuda Palangka Raya untuk mendorong integritas pilkada 2024 melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini menargetkan pemilih muda di Palangka Raya, khususnya mereka yang terdaftar dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan edukasi terkait nilai-nilai integritas pemilih dan resistensi terhadap money politics yang diakhiri dengan survei pemahaman pemilih terhadap materi yang disampaikan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalimantan Tengah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik tentang integritas pemilih dan dampak negatif money politics. Selain itu, diharapkan meningkatkan kesadaran akan pentingnya partisipasi politik dan mendorong pemilih muda untuk menolak money politics dalam pemilihan mendatang.

 

Kata Kunci: Pendidikan politik, money politics, pilkada, integritas pemilih

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Antara.news.com. (2024). Partisipasi Masyarakat Palangka Raya Pada Pemilu Lebih 80 Persen. Diakses 17 November 2022, https://www.antaranews.com/berita/3993192/partisipasi-masyarakat-palangka-raya-pada-pemilu-lebih-80-persen

Ardipandanto, A. (2020). Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2020: Evaluasi Pelaksanaan dan Kebijakan.

Aspinall, E. , &Sukmajati, M. ,. (2018). Electoral Dynamics in Indonesia (E. Aspinall & M. Sukmajati, Eds.). NUS Press Pte Ltd. https://doi.org/10.2307/j.ctv1xxzz2

Avis, E., Ferraz, C., Finan, F., & Varjão, C. (2022). Money and Politics: The Effects of Campaign Spending Limits on Political Entry and Competition. American Economic Journal: Applied Economics, 14(4), 167–199. https://doi.org/10.1257/app.20200296

Bettiza, G., & Lewis, D. (2020). Authoritarian Powers and Norm Contestation in the Liberal International Order: Theorizing the Power Politics of Ideas and Identity. Journal of Global Security Studies, 5(4), 559–577. https://doi.org/10.1093/jogss/ogz075

Cahyo, M. S. S. S. D. (2016). Ideologi Sosialisme Indonesia Perspektif Partai Rakyat Demokratik (Studi pada Komite Pimpinan WIlayah PRD Lampung Tahun 2010-2015).

Ekasari, F., Sukmana, O., Kristiono, R., & Susilo, D. (2024). Sikap Apatis Generasi Muda Terhadap Money Politic. JRPP: Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran.

Margiansyah, D. (2019). Populisme di Indonesia Kontemporer: Transformasi Persaingan Populisme dan Konsekuensinya dalam Dinamika Kontestasi Politik Menjelang Pemilu 2019. Jurnal Penelitian Politik, 16(1), 47–68.

Ramadlan, M. F. S., & Masykuri, R. (2022). Kemunduran Demokrasi dan Kebebasan Pers di Asia Tenggara: Refleksi dari Enam Negara. Jurnal Penelitian Politik, 18(2), 141–158.

Risal, S., Malinau, P., Utara, K., & Pratiwi, E. (2019). Partisipasi Politik Masyarakat Perbatasan Negara Dalam Pilkada Serentak di Kabupaten Malinau.

Satriawan, B. H., & Angela, V. F. (2024). Democracy Disrupted: High Political Costs, Transactional Politic, and Corruption. Bestuurskunde: Journal of Governmental Studies, 4(1), 59–71. https://doi.org/10.53013/bestuurskunde.4.1.59-71

Siradja, N. G., Alam, A. S., & Syamsu, S. (2012). Analisis Pelaksanaan Pengawasan Inspektorat Daerah terhadap Kinerja Badan Kepegawaian Daerah Kota Baubau. GOVERNMENT: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 75–84.

Sorensen, L. (2020). Disrupting democracy: Democratization conflicts as performative struggles. Media, War & Conflict, 13(1), 8–26. https://doi.org/10.1177/1750635219870225

Subagyo, A. (2017). Kepemimpinan Nasional untuk Generasi Milenial di Era Digital.

Suhardiman, S., Rachman, M., & Jamiah, J. (2023). Birokrasi & Public Governance. Tahta Media.

The Economist Intelligence Unit (EIU). (2022). Democracy Index 2022, The Economist Intelligence Unit. eiu.com/n/campaigns/democracy-index-2022

Widjaja, P., Wibowo, D. P. A. W., & Geovasky, I. (2021). Identity Politics and Pancasila-Based Religiousity in The Public Sphere. GemaTeologika. https://doi.org/10.21460/gema

Zainal, W. Y., Nazar, J., Fitri Z, Y., & Irwan, I. (2021). Efektifitas Masyarakat Sipil di Kenagarian Kab. Lima Puluh Kota dalam Mewujudkan Pemilihan Umum Demokratis. Integritas : Jurnal Antikorupsi, 7(1), 79–100. https://doi.org/10.32697/integritas.v7i1.731

Diterbitkan

2025-05-25

Cara Mengutip

M. Doddy Syahirul Alam, Iskandar, D. ., Satriawan, B. H., & Ummu Habibah Gaffar. (2025). Political Education for Palangka Raya Youth to Promote Integrity in the 2024 Regional Elections. PaKMas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 114–120. https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i1.3264

Terbitan

Bagian

Articles