Penyuluhan Terhadap Petani Swadaya Kelapa Sawit Guna Peningkatan Ekonomi Masyarakat Desa Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v3i1.1604Kata Kunci:
Oil Palm, Consultancy, Independent FarmerAbstrak
Kelapa sawit adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar. Desa Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka merupakan salah satu lokasi sentra pertanaman kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Tenggara. Sawit menjadi salah satu komoditi utama yang ditanam masyarakat di Desa Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka, hampir keseluruhan masyarakat di kawasan ini menggantungkan hidupnya pada tanaman sawit. Permasalahan umum yang dihadapi oleh petani sawit di wilayah ini adalah kurangnya informasi mengenai budidaya tanaman kelapa sawit yang baik dan pengelolaannya. Selama ini para petani swadaya atau petani mandiri hanya mengetahui cara budidaya secara umum, belum memikirkan banyak aspek yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman kelapa sawit. Solusi yang dapat diberikan yaitu berupa penyuluhan terkait budidaya tanaman kelapa sawit yang baik yang sesuai dengan kaidah agronomi sehingga pendapatan petani swadaya/mandiri sawit meningkat. Untuk mendapatkan tanaman kelapa sawit yang bisa berproduksi secara optimal, budidaya tanaman kelapa sawit yang baik merupakan hal utama yang perlu dipahami. Tanaman yang dibudidayakan sesuai dengan kaidah agronomi yang baik akan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga berproduksi secara optimal.
Unduhan
Referensi
Anggraini W, Lambelanova R, dan Ritonga N. 2022. Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit Oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Di Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintah. 9(1): 72-92. https://doi.org/10.33701/j-3p.v7i2.2525
Hasibuan F, Sayamar E, dan Yulida R. 2016. Peran Penyuluhan dalam Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Desa Sungai Buluh Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi. Jurusan Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Riau.
Hasnah. 2002. Technical Efficiency Analysis of Palm Oil Production in West Sumatra. Master, University of New England. Armidale Australia.
Hasnah, Febriamansyah, R, Syarfi, I, W, Noer, M, Evaliza, D, dan Frimadani, M, R. 2018. Dimensi Sosial-Ekonomi Penanaman Kembali (Replanting) Kelapa Sawit Menuju Pengusahaan Sawit Berkelanjutan di Sumatera Barat. Program Pascasarjana Universitas Andalas. Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Kementerian Keuangan.
Kementerian Pertanian. 2016. Basis Data Pertanian. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Sirait K, Rosnita, dan Arifudin. 2013. Peran Penyuluhan dalam Pemberdayaan Petani Kelapa Sawit Pola Swadaya Di Kabupaten Kampar. Jurusan Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Riau.
Tropenbos Indonesia. 2020. Peluang dan Tantangan Pemberdayaan Petani Sawit Mandiri yang Inklusif dan Berkelanjutan di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Tropenbos Indonesia.
Zein H, dan Sari N. 2022. Strategi Pemerintah Kota Subulussalam dalam Meningkatkan Kesejahteraan Petani Sawit. Jurnal Ilmu Administrasi Publik. 8(2): 146-161. https://doi.org/10.25299/jiap.2022.vol8(2).10470
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Helviani Helviani, Aan Wilhan Juliatmaja

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















