Hubungan Karakteristik dengan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi pada Calon Pengantin di Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.7027Keywords:
Reproductive Health, Knowledge, Prospective Brides, Sociodemographic Characteristics, Cross-sectionalAbstract
Adequate reproductive health knowledge among prospective brides serves as a crucial foundation in preventing various maternal and neonatal health problems, such as anemia, stunting, and pregnancy complications. This study aims to examine the relationship between sociodemographic characteristics (education, age, occupation) and the level of reproductive health knowledge among prospective brides. The research method a cross-sectional design with a sample of 102 registered prospective brides at the Banjarsari Religious Affairs Office (KUA) in Surakarta during the April-May 2025 period. Data collection utilized a questionnaire that had been tested for validity and reliabilty, at the data were statistically analyzed using the chi-square test. The results indicate that the majority of respondents had reproductive health knowledge in the high category (62%). However, bivariate analysis revealed no statistically significant relationship between reproductive health knowledge and the variables of education (p-value=0,935), age (p-value=0,447), or occupational (p-value=0,507). These findings suggest that sociodemographic factors are not the primary determinants of reproductive knowledge among prospective brides. Further research is recommended to explore other potential factors influencing reproductive health knowledge levels, such as exposure to media information, the quality of premarital counseling implementation, family support, and individual motivation in preparing for marriage.
Downloads
References
Adyani, K., Wulandari, C. L., & Isnaningsih, E. V. (2023). Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Calon Pengantin dalam Kesiapan Menikah. Jurnal Health Sains, 4(1), 109–119. https://doi.org/10.46799/jhs.v4i1.787
Afritasari, S., Aprina, T., & Kurniasih, I. (2025). Optimalisasi Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Catin Melalui Edukasi Kesehatan. Manfaat : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia, 2(3), 62–68. https://doi.org/10.62951/manfaat.v2i3.447
Bantara, C. S. (2024). Jumlah Peserta Program Pranikah Sultanikah Capingan Solo Turun, Ini Sebabnya. Retrieved from https://solopos.espos.id/jumlah-peserta-program-pranikah-sultanikah-capingan-solo-turun-ini-sebabnya-1884654
Baysal, H. Y., Bilgin, S., Baysal, A., Özdemir, S., Yaran, K., & Aşan, G. (2025). The effect of education with WhatsApp application on women’s health beliefs, self-efficacy levels, and regular mammography behavior: a randomized controlled experimental trial. Revista Da Associacao Medica Brasileira, 71(10). https://doi.org/10.1590/1806-9282.20250861
Chen, J., Wang, Y., & Chen, J. (2021). Social Media Use for Health Purposes : Systematic Review Corresponding Author :, 23, 1–16. https://doi.org/10.2196/17917
Dwimawati, E., & Anisa, N. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan denganPengetahuan Kesehatan Reproduksi Remajadi SMK YAK 1 Bogor Kecamatan Tanah Sareal Kota BogorProvinsi Jawa Barat Tahun 2018. PROMOTOR Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat.
Epon, Sri, O. I., Purnama, D., & Risyanti, B. (2025). Hubungan Pengetahuan Calon Pengantin Tentang Pemeriksaan Pranikah dengan Kunjungan Pemeriksaan di Puskesmas Cibitung Kabupaten Sukabumi Tahun 2025.
Faharuddin, Yuliati, I. F., Mahmudah, H. W., & Alistiana, V. (2025). Data Dan Informasi Kendudukan Dan Pembangunan Keluarga. Retrieved from https://docu.bkkbndiy.id/books/data-dan-informasi-kependudukan-dan-pembangunan-keluarga/
Fauziah, A. N., Maesaroh, S., Rejo, R., & Sari, M. N. (2025). Pengaruh kursus calon pengantin terhadap pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi calon pengantin. Avicenna : Journal of Health Research, 8(2), 147. https://doi.org/10.36419/avicenna.v8i2.1612
Fitriani, Y. (2017). Analisis Pemanfaatan Berbagai Media Sosial Sebagai Sarana Penyebaran Informasi Bagi Masyarakat. Paradigma, 19(2).
Goel, S., Khandelwal, S., Evangelin, B., Belho, K., & Agnihotri, B. K. (2022). Psychological effects of early marriage. International Journal of Health Sciences, 6714–6727. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6ns2.6628
Harahap, Y. W., Suryati, & Napitupulu, M. (2023). Gambaran Pengetahuan tentang Tes HIV pada Calon Pengantin di Wilayah Kerja Puskesmas Sadabuan. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 8(1). Retrieved from https://jurnal.unar.ac.id/index.php/health/article/view/1051
Hasanah, W. K., Pratomo, H., Ashor, F. L., Mulyana, E., Jumhati, S., & Lova, S. M. (2022). Analisis Pelaksanaan Edukasi Pranikah Terkait Kesehatan Reproduksi Pada Pasangan Calon Pengantin Muslim (Narrative Literature Review). Hearty; Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 53–66. Retrieved from http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/Hearty/issue/archive
Januarti, A., Qurniasih, N., Kristianingsih, A., & Kusumawardani, P. (2020). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Terhadap Pengetahuan Calon Pengantin. Jurnal Maternitas Aisyah, 1.
Kaplan, Ö., & BülBül, T. (2020). Effect of the premarital sexual health/reproductive health training on knowledge level and marital adjustment of the newly married women. Cukurova Medical Journal, 45(3), 899–909. https://doi.org/10.17826/cumj.677397
Kirana, D. S. A., Sukarya, W. S., & Pudyastuti, E. (2024). Hubungan antara Karakteristik Calon Pengantin Wanita dengan Pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi di Puskesmas Tunjung Kecamatan Randuagung Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Sanus Medical Journal, 6(1). https://doi.org/10.22236/sanus.v6i1.10710
Laily, N. A., Farahdiba, I., & Gusriani. (2025). Pengetahuan Calon Pengantin Wanita Tentang Persiapan Prakonsepsi di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Sport Science and Health, 7(2), 75–80. https://doi.org/10.17977/um062v7i22025p75-80
Lestari, E., Shaluhiyah, Z., & Adi, M. S. (2023). Hubungan Antara Dukungan Informasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Calon Pengantin Dalam Pencegahan Stunting Di Kota Semarang. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 15(2).
Mayasari, A. T., Hakimi, M., Hani EN, U., & Setyonugroho, W. (2020). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Reproduksi Berbasis Seluler pada Calon Pengantin terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(1), 1. https://doi.org/10.22146/jkr.47128
Nawangwulan, K. (2021). Pengetahuan dan Sikap Wanita Usia Subur Terhadap Perilaku Pemeriksaan Pap Smear. Journal Health and Science ; Gorontalo Journal Health & Science Community, 5. Retrieved from https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/article/view/9989/2815
Nisa, R., Nugraheni, W. T., & Ningsih, W. T. (2023). Tingkat Pendidikan, Usia, Pekerjaan, Dengan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Merakurak Kabupaten Tuban. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 7.
Noorbani, M. A. (2015). Pelayanan Kursus Pra-NikahDi KUA Kecamatan Cicatayan Kabupaten Sukabumi. Jurnal Penelitian Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 28.
Nugroho, A. T. (2022). Perubahan Pola Perilaku Pencarian Informasi Kesehatan Selama Pandemic Covid-19. Media Informasi, 31(1), 103–114. https://doi.org/10.22146/mi.v31i1.4660
Omar, A. M., Hasaneen, S. T., Hassen, S. G., & Mostafa, M. M. (2021). Effect of Premarital Orientation Program Regarding Sexual and Reproductive Health: A step to Increase Rural Adolescents’ Female Awareness. Assiut Scientific Nursing Journal, (9), 116. Retrieved from http://asnj.journals.ekb.eghttp//www.arabimpactfactor.com
Purwoko, M. (2018). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Pekerjaan dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Kanker Ovarium pada Wanita. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 18(2). https://doi.org/10.18196/mm.180214
Rahman, H. N., Syakura, A., & Maulidi, A. (2024). Kesehatan Reproduksi Wanita yang Menikah Usia Dini. Jurnal Sains Dan Teknologi Kesehatan, 5. Retrieved from https://jurnal.poltera.ac.id/index.php/jurnalkesehatan/article/view/314
Rahmi, A., & Rizyana, N. P. (2025). Peningkatan Kualitas Generasi Sadar Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswa Universitas Alifah Padang. Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan (JPIK), 4(1), 36–40. https://doi.org/10.33757/jpik.v4i1.96
Riyansyah, A. M., Najwan, J., & Alissa, E. (2023). Efektivitas Bimbingan Perkawinan Pranikah Terhadap Terciptanya KeharmonisanRumah Tangga. Zaaken: Journal of Civil and Bussiness Law. Retrieved from http://online-journal.unja.ac.id/zaaken
Roza, S. D. K., Bahri, S. K., Yolanda, S. K., & Afrira, E. P. K. (2024). Kesehatan ReproduksiPerspektif Klinis dan Sosial. Kaizen Media Publishing.
Sharma, S., Akhtar, F., Singh, R. K., & Mehra, S. (2022). Early marriage and spousal age difference: predictors of preconception health of young married women in Delhi, India. Journal of Health Research, 36(6), 1118–1130. https://doi.org/10.1108/JHR-01-2021-0062
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 Dalam Angka.
Tampubolon, E. P. L. (2021). Permasalahan Perkawinan Dini di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(5), 738–746. https://doi.org/10.36418/jiss.v2i5.279
WHO. (n.d.). Reproductive health in the Western Pacific. Retrieved January 12, 2026, from https://www.who.int/westernpacific/health-topics/detail/reproductive-health
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bilqis Rahma Yantika, Kusuma Estu Werdani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















