Profil Keluarga dan Angka Kejadian Stunting di Desa Tamedan Kota Tual Tahun 2023
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v3i2.2102Kata Kunci:
Family Profile, Parenting, StuntingAbstrak
Stunting adalah anak yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu lama dan penyakit yang berulang, sehingga berpengaruh pada tinggi dan panjang badan anak (BPS, 2021). Data dari SSGI pada tahun 2022 menunjukkan bahwa jumlah anak stunting di Kota Tual sebesar 24,9 persen. Hasil survei awal kami di Desa Tamedan menunjukkan bahwa terdapat 28 balita stunting, 4 bayi BBLR, 30 balita gizi kurang, 83 bayi dan balita yang rutin melakukan pemeriksaan tumbuh kembang setiap bulannya, 3 ibu yang melahirkan dengan jarak kelahiran yang terlalu dekat, dan 1 kehamilan yang tidak direncanakan atau tidak diinginkan. Pelaksanaan kegiatan PkM ini dilaksanakan di Desa Tamedan, Kota Tual, waktu pelaksanaan pada bulan Agustus 2023. Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita yang berjumlah 28 orang. Adapun metode yang kami gunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain penyuluhan dan demonstrasi cara pengolahan makanan bergizi. Hasil PkM: stunting dapat dicegah dan diatasi dengan cara ibu selama hamil harus mengkonsumsi atau makan makanan yang bergizi dan ibu harus tetap sehat atau dalam keadaan yang baik. Pola asuh seperti pemberian makanan bergizi yang sesuai dengan kebutuhan anak dapat mencegah stunting. Mengolah makanan dengan cara yang tepat dapat menjaga nutrisi makanan. Ibu-ibu di Desa Tamedan mendapatkan tambahan pengetahuan tentang cara mencegah stunting, mengetahui pola asuh yang tepat dan cara mengolah makanan dengan benar.
Unduhan
Referensi
Annur, C. M. (2023). Prevalensi Balita Stunting di Maluku. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/index.php/datapublish/2023/02/07/prevalensi-balita-stunting-di-maluku-capai-261-pada-2022-ini-sebaran-wilayahnya
Aprizah, A. (2021). Hubungan karakteristik Ibu dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)Tatanan Rumah Tangga dengan kejadian Stunting Correlation of Characteristics Mother and Healthy Living Behavior (PHBS) in The Household with Incidence of Stunting. Jksp, 4(1), 2021.
BPS. (2021). Laporan Indeks Khusus Penanganan Stunting 2020-2021. In Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/publication/2021/09/08/3b622d713a80363685aef508/laporan-indeks-khusus-penanganan-stunting-2019-2020.html
Lynawati. (2020). Hubungan PHBS ( Perilaku Hidup Bersih Sehat ) Terhadap Stunting di Desa Kedung Malang Kabupaten Banyumas. Jurnal HUMMANSI (Humaniora, Manajemen, Akutansi), 3(1), 41–46.
Putri, A. R. (2020). Aspek Pola Asuh, Pola Makan, dan Pendapatan Keluarga pada Kejadian Stunting. Bussiness Law Binus, 7(2), 33–48. http://repository.radenintan.ac.id/11375/1/PERPUS PUSAT.pdf%0Ahttp://business-law.binus.ac.id/2015/10/08/pariwisata-syariah/%0Ahttps://www.ptonline.com/articles/how-to-get-better-mfi-results%0Ahttps://journal.uir.ac.id/index.php/kiat/article/view/8839
Sarilinawati, Hasyim, H., & Fajar, N. A. (2020). ANALISIS HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU, PENGETAHUAN DAN SOSIAL BUDAYA DENGAN KEJADIAN STUNTING. Jurnal Kesehatan, 8(1), 10–15.
Wiliyanarti, P. F., Israfil, & Ruliati. (2020). Peran Keluarga dan Pola Makan Balita Stunting. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 2020. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Wa Rina, Agnes Batmomolin, Notesya A. Amanupunnyo, Maritje F. Papilaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















