Analisis Determinan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis: Studi Berbasis Teori Preceded-Proceed di Wilayah Urban Kota Makassar
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.6492Keywords:
Dukungan keluarga, Kebiasaan merokok, Ketersediaan Tempat Tidur Pribadi, Pengetahuan, Perilaku Pencegahan Penularan TBAbstract
Tuberculosis (TB) remains a global health problem. Indonesia ranks second highest in the world in terms of TB cases, accounting for 10% of the total with an estimated 1,092,000 cases. The transmission of TB is greatly influenced by the behavior of patients in taking measures to prevent TB transmission. This is due to the lack of behavior of patients in preventing transmission. The purpose of this study was to determine the factors associated with patient behavior in efforts to prevent TB transmission at the Cendrawasih Community Health Center in Makassar City. This study used a quantitative method with an analytical observational approach and a cross-sectional study design. There were 94 TB patients at the Cendrawasih Community Health Center who participated in the study. Purposive sampling was used to select the sample, and a questionnaire was used as the research instrument. Data analysis was performed using the chi-square test with IBM SPSS version 25. The results showed that there was a significant relationship between knowledge (p=0.004), smoking habits (0.046), family support (p=0.018), and availability of a private bed (p=0.000) with TB transmission prevention behavior among TB patients. Multivariate analysis results showed that family support was the most influential variable on TB transmission prevention behavior in the urban area of Makassar City (p=0.001; OR 0.195; 95% CI: 0.075-0.509). From the research results, it can be concluded that the family support variable is the most dominant factor influencing TB transmission prevention behavior in the urban area of Makassar City
Downloads
References
Amallia, A., Kusumawati, A., & Prabamurti, P. N. (2021). Perilaku Masyarakat dalam Pencegahan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Manyaran Kota Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2017, 317–326.
Antonilla, A. A. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penularan TB pada Penderita TB Paru Dewasa di Puskesmas Pakis Aji. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 2(4).
Atira, A. (2023). Hubungan Kebiasaan Merokok dan Perilaku Pencegahan Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Pada Pasien Tuberkulosis. Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Dan Kebidanan, 13(243), 221–229. https://doi.org/10.62817/jkbl.v0i0.96
Azzahra Hasan, F., Nurmaladewi, & Ode Ahmad Saktiansyah, L. (2023). Pengaruh Lingkungan Fisik Rumah Dan Perilaku Terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru Bta Positif: Sebuah Studi Kasus Kontrol. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 19(1), 38–47. https://doi.org/10.19184/ikesma.v
Beno, J., Silen, A. ., & Yanti, M. (2022). Hubungan Kepatuhan Minum Obat dengan Kualitas Hidup Penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar. Braz Dent J., 33(1), 1–12.
Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. (2025). Program Tuberkulosis Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.
Firdayunsari, Amirus, K., & Sari, N. (2024). Determinan Perilaku Dalam Pencegahan Penularan Tuberculosis ( TB ). Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 153–166.
Global tuberkulosis report. (2024). 2024 Global tuberculosis report.
Guido, R. M., Juniartati, E., Putro, W., & Fittarsih, N. (2024). Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Dukunga Keluarga Terhadap Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Ngabang Kabupaten Landak Tahun 2024. Scientific Journal of Nursing Research, 46.
Hidayat, R., Agus, A. I., Batara, A. S., Hisyam, M., Keperawatan, P. S., Masyarakat, F. K., & Indonesia, U. M. (2024). Analisis Faktor penyebab terjadinya Peningkatan Kasus Tuberkulosis. An Idea Health Journal, 4(02), 4–9.
Kemenkes. (2025). TOS TB temukan TBC obati sampai sembuh.
Majid, R., Zainuddin, A., Sabilu, Y., Irma, & Nurjannah. (2023). Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Penderita Dalam Mencegah Penularan Tuberkulisis pada Keluarga Address. Window of Health Jurnal Kesehatan, 6(4), 443–454.
Maria, I. (2023). Hubungan Pengetahuan Keluarga dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura II. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 5(2), 182–186. https://doi.org/10.51143/jksi.v5i2.242
Muchammad Rosyid1, dan A. S. M. (2023). Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Tuberculosis di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarejo Kota Madiun. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 76.
Ndoa, E. L. (2025). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Oesapa Kota Kupang. SEHATMAS (JUrnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat), 4(4), 1093–1099. https://doi.org/10.55123/sehatmas.v4i4.6206
Nita, Y., Budiman, H., & Sari, E. (2023). Hubungan Pengetahuan, Kebiasaan Merokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tb Paru. Human Care Journal, 7(3), 724. https://doi.org/10.32883/hcj.v7i3.2060
Puskesmas Cendrawasih. (2024). Data Kejadian Penyakit Menular Tuberkulosis.
Rachma, W. U., Makhfudli, & Wahyuni, S. D. (2021). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Penularan pada Pasien Tuberkulosis Paru. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(3), 137–149.
Rahardjo, S. S., & Murti, B. (2017). Health Belief Model and PRECEDE PROCEED on the Risk Factors of Multidrug Resistant Tuberculosis in Surakarta , Central Java. Journal of Epidemiology and Public Health, 241–254.
Sari, M., Tamsil, T. A., & Lestari, I. C. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Penyakit TT dengan Pencegahan Penularan TB pada Masyarakat Desa Meranti Paham. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 22(1), 6–10.
Sari, Q., Febriani, E., Mamlukah, M., & Iswarawanti, D. N. (2024). Analisis faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan penularan tuberculosis paru berbasis health promotion model. Journal of Public Health Innovation (JPHI), 5(1), 76–85. https://doi.org/10.34305/jphi.v5i01.1423
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andi Magfirah Hamsi, Kartini, Ivan Wijaya, Ariani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















