Gambaran Pengaruh Edukasi Kesehatan Gigi Menggunakan Video Animasi terhadap Pengetahuan Pencegahan Karies Gigi pada Siswa Sekolah Dasar di SDN Tunjungsekar 4
DOI:
https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v5i1.5568Keywords:
Health Education, Dental Caries, Knowledge, Animated VideoAbstract
Dental caries among children remains one of the most common oral health problems worldwide. School-age children are particularly vulnerable because of their limited understanding of proper oral hygiene and the frequent consumption of sugary foods. This study aimed to analyze the effect of dental health education using animated videos on the knowledge of dental caries prevention among fifth-grade students at SDN Tunjungsekar 4. The research employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design involving 30 students, selected through total sampling. Data were collected using a structured questionnaire before and after the educational intervention. The results showed a notable improvement in students’ knowledge, with the percentage of those in the “good” knowledge category increasing from 3.3% to 70.0%. Statistical analysis using the Wilcoxon test indicated a p-value < 0.000, demonstrating a significant effect of the intervention. These findings suggest that animated video-based dental health education is an effective and engaging method for improving children’s understanding of dental caries prevention. Future studies are encouraged to include behavioral or skill-based variables and explore the use of educational game media to enhance learning outcomes.
Downloads
References
Adam, J. D. A. Z., & Ratuela, J. E. (2022). Tingkat pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 3(1), 001-007. https://doi.org/10.35801/ijphcm.v3i1.42516
Agustina, D. (2020). Poltekkes Kemenkes Yogyakarta | 9. Jurnal Kesehatan, 6(6), 9–33.
Aqidatunisa, H. A., Hidayati, S., & Ulfah, S. F. (2022). Hubungan Pola Menyikat Gigi Dengan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Skala Kesehatan, 13(2), 105-112. https://doi.org/10.31964/jsk.v13i2.366
Arumsari, F. (2014). Pembiasaan menggosok gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2). https://doi.org/10.21831/jpa.v3i2.11702
Belinda, N. R., & Surya, L. S. (2021). Media Edukasi Dalam Pendidikan Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak-Anak. Jurnal Riset Intervensi Pendidikan (JRIP), 3(1), 55-60. https://journal.rekarta.co.id/index.php/jrip/issue/view/17
Darma, B. (2021). Statistika Penelitian Menggunakan SPSS (Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Regresi Linier Sederhana, Regresi Linier Berganda, Uji t, Uji F, R2). Guepedia.
Efrianty, N. (2020). Hubungan konsumsi makanan yang mengandung gula dengan terjadinya karies gigi pada anak. Lentera Perawat, 1(1), 33–35. https://doi.org/10.52235/lp.v1i1.116
Eliawati, R., & Rizqi, M. A. (2021). Pengembangan Video Animasi Dapat Meningkatkan Pengetahuan Pencegahan Karies Gigi Pada Anak Sekolah Dasar. 2(1), 168. https://doi.org/10.34011/jks.v12i1.181 3
Farizah, L. N., Kusuma Astuti, I. G. A., & Larasati, R. (2021). Hubungan konsumsi makanan kariogenik terhadap kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi (JIKG), 2(2), 266–275. https://doi.org/10.37160/jikg.v2i2.710
Fijianto, D., Aktifah, N., & Rejeki, H. (2020). Hubungan tingkat pendidikan dengan spiritual well being warga binaan pemasyarakatan laki-laki di Lembaga Pemasyarakatan Jawa Tengah. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), 109-114. https://doi.org/10.48144/jiks.v13i2.259
Handayani, B., & Arianto, B. (2024). Promosi Kesehatan Era Digital. Borneo Novelty
Husna, N., & Prasko, P. (2019). Efektivitas penyuluhan kesehatan gigi dengan menggunakan media busy book terhadap tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut. Jurnal Kesehatan Gigi, 6(1). https://doi.org/10.31983/jkg.v6i1.4408
Imamah, N., Dewi, E. R., & Ulfa, M. (2023). Pengaruh Media Video Animasi terhadap Pengetahuan Siswa tentang Kebersihan Gigi dan Mulut di Sekolah Dasar Negeri. JPKM: Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat, 4(1), 39–45. https://doi.org/10.47575/jpkm.v4i1.363
Jelita, T. I., Hanum, N. A., & Wahyuni, S. (2020). Pengaruh Penyuluhan dengan Metode Pemutaran Video Animasi secara Virtual terhadap Tingkat Pengetahuan Menyikat Gigi Anak Kelas 5 SD. Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM), 2(2), 41-44. https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkgm/issue/view/49
Kantohe, Z. R., Wowor, V. N., & Gunawan, P. N. (2016). Perbandingan efektivitas pendidikan kesehatan gigi menggunakan media video dan flip chart terhadap peningkatan Pengetahuan pencegahan karies gigi anak. e-GiGi, 4(2). https://doi.org/10.35790/eg.4.2.2016.13490
La Fua, J., & Yusuf, M. (2022). Penggunaan Video Animasi dalam Pembelajaran Online Di Masa Pandemi di Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 11(2), 57-66. https://doi.org/10.58230/27454312.139
Mahirawatie, I. C., & Ramadhani, F. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Orang Tua Pada Karies Gigi Anak Usia Sekolah 6-12 Tahun. Indonesian Journal of Health and Medical, 1(3), 487-492. https://ijohm.rcipublisher.org/index.php/ijohm/issue/view/4
Mariati, N. W., Wowor, V. N. S., & Tasya, M. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak Usia Sekolah di Desa Wori. E-GiGi, 12(2), 199–206. https://doi.org/10.35790/eg.v12i2.51333
Marinda, L. (2020). Teori perkembangan kognitif Jean Piaget dan problematikanya pada anak usia sekolah dasar. An-Nisa. Journal of Gender Studies, 13(1), 116-152.
Mashuri, D. K. (2020). Pengembangan media pembelajaran video animasi materi volume bangun ruang untuk SD kelas V. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(5), 893-903.
Muzana, S. R., et al. (2022). Sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut terhadap anak-anak di Kabupaten Aceh Besar. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(3). https://doi.org/10.31764/jpmb.v6i3.10926
Na, Y., & Abdulhaq, M. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku perawatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah 7-9 tahun di SD Islam Al Amal Jaticempaka. Afiat, 5(01), 80-91. https://doi.org/10.34005/afiat.v5i01.721
Pariati, N. A. L. (2021). Kebersihan Gigi Dan Mulut Terhadap Terjadinya Karies Pada Anak Sekolah Dasar Di Makassar. Media Kesehatan Gigi: Politeknik Kesehatan Makassar, 20(1), 49-54. https://doi.org/10.32382/mkg.v20i1.2180
Pratiwi, V. Z., & Solikhah, U. (2025). Efektivitas permainan MONODUGI (Monopoli Edukasi Kesehatan Gigi) terhadap pengetahuan karies gigi anak usia sekolah. Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, 9(1), 47-52. http://dx.doi.org/10.33655/mak.v9i1.217
Rahmania, S., Yuliani, S., Nadrotun, N., Rahmania, Y. A., Ekaputri, S. N., Humaira, R. S., & Mulqi, I. N. (2025). Upaya peningkatan pengetahuan siswa mengenai karies gigi melalui promosi kesehatan. Jurnal NURAGA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 34–43).
Rahmawati, N., & Setiawan, A. (2023). Knowledge and Attitude Towards Oral Health Among Elementary School Students: A Cross-Sectional Study. International Journal of Dental Hygiene, 21(1), 15-22.
Ratih, I. A. D. K., & Yudita, W. H. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan tentang cara memelihara kesehatan gigi dan mulut dengan ketersediaan alat menyikat gigi pada narapidana kelas IIB Rutan Gianyar tahun 2018. Jurnal Kesehatan gigi (dental health journal), 6(2), 23-26. https://doi.org/10.33992/jkg.v6i2.977
Riadi, L. B., Hadi, S., & Hidayati, S. (2020). Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Media Video Animasi Terhadap Penurunan Indeks Kebersihan Gigi Dan Mulut Tahun 2020. Jurnal Ilmiah Keperawatan Gigi, 1(3). https://doi.org/10.37160/jikg.v1i3.551
Rizki, S., & Wahyu, A. (2024). Hubungan frekuensi sikat gigi, pola sikat gigi, dan makanan kariogenik terhadap angka kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Sentosa Baru Medan. Indonesian Trust Nursing Journal (ITNJ), 2(2), 104-112.
Sari, D. O., Priambodo, G., & Wulaningrum, D. N. (2023). Hubungan kebiasaan menggosok gigi dengan tingkat karies gigi pada anak usia 9-12 tahun. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 275–280.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Wahab, A., Junaedi, J., & Azhar, M. (2021). Efektivitas pembelajaran statistika pendidikan menggunakan uji peningkatan n-gain di PGMI. Jurnal Basicedu, 5(2), 1039- 1045. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i2.845
Wibowo, T. S., Anwas, R., Aris, M., Wahyudi, D. T., Ifroh, R. H., Misaroh, S., & Anggraifni, R. (2024). DASAR PROMOSI KESEHATAN.
Yuniarly, E., Amalia, R., & Haryani, W. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut anak sekolah dasar. Journal of Oral Health Care, 7(1), 01-08. https://doi.org/10.29238/ohc.v7i1.339
Yusdiana, Y., & Restuastuti, T. (2020). Peningkatan Pengetahuan pencegahan karies gigi Melalui Penyuluhan Menggunakan Video Animasi Secara Online Pada Siswi Mts Muhammadiyah Penyasawan Kabupaten Kampar. Minda Baharu, 4(2), 52-61. https://doi.org/10.33373/jmb.v4i2.2804
Zahra Putri, D., Damayanti, A., Angelina, Y., Widyagama, S., Malang, H., Stikes, W., & Malang, W. H. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dengan Gejala Karies Gigi Pada Anak Usia Pra Sekolah. Media Husada Journal of Nursing Science, 3(1), 8–13. https://doi.org/10.33475/mhjns.v3i1.65
Zavera Adam, J., & Ratuela, J. E. (2022). Tingkat pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut siswa sekolah dasar. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.35801/ijphcm.v3i1.42516
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Almas Tsaqif Figo Antoro, Dimas Dwi Yoga Saputra, Moh. Zainol Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada SEHATRAKYAT (Jurnal Kesehatan Masyarakat).





















