Implementasi Metode AHP Untuk Sistem Pendukung Keputusan Proses Kenaikan Jabatan Karyawan

Penulis

  • Jeperson Hutahaean STMIK Royal Kisaran
  • Wily Julitawaty STIE Professional Manajemen College Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54259/satesi.v1i2.79

Kata Kunci:

SPK, Promotion, Employee, AHP

Abstrak

Kenaikan jabatan atau promosi jabatan adalah perpindahan yang memperbesar wewenang dan tanggung jawab karyawan ke jabatan yang lebih tinggi di dalam organisasi sehingga kewajiban, baik status dan penghasilannya semakin besar. Hampir semua karyawan mendambakan untuk mendapatkan promosi jabatan tersebut. Penelitian ini membahas tentang mencari solusi terbaik untuk membantu mengambil keputusan kenaikan jabatan karyawan di PT. Prudential  menggunakan metode Analitycal Hierarchy Process untuk membantu menentukan prioritas pilihan dari berbagai alternatif. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi kandidat terbaik dari sejumlah karyawan yang ada untuk menduduki jabatan yang tersedia berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Penelitian dilakukan dengan mencari nilai bobot untuk setiap atribut, seperti contoh adalah aspek kapasitas intelektual, aspek sikap kerja, dan aspek perilaku, kemudian dilakukan proses perankingan yang akan menentukan alternatif yang optimal, yaitu kenaikan jabatan karyawan. Hasil dari penerapan metode AHP pada penelitian ini, nilai ketetapan penentuan promosi kenaikan jabatan karyawan 0 – 6 dinyatakan tidak layak untuk dipromosikan kenaikan jabatannya dan jika nilai lebih besar dari 6, maka karyawan dinyatakan layak untuk dipromosikan kenaikan jabatannya.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

S. Tanumihardjo, “Pengaruh Analisis Jabatan Terhadap Kinerja Pegawai (Studi Pada Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Malang),” J. Adm. Publik Mhs. Univ. Brawijaya, vol. 1, no. 6, pp. 1114–1122, 2013.

N. Angga, A. Pratamaputra, and N. Aeni, “Sistem Pendukung Keputusan Kenaikan Jabatan dengan Model AHP pada Biro Kepegawaian di Sekretariat Negara Republik Indonesia,” Sist. Pendukung Keputusan Kenaikan Jab. dengan Model AHP pada Biro Kepegawai. di Sekr. Negara Republik Indones., vol. 3, no. 1, pp. 1–10, 2010.

A. A. Chamid, B. Surarso, and F. Farikhin, “Implementasi Metode AHP Dan Promethee Untuk Pemilihan Supplier,” J. Sist. Inf. Bisnis, vol. 5, no. 2, pp. 128–136, 2015, doi: 10.21456/vol5iss2pp128-136.

S. Saefudin and F. Cahyo, “Sistem Pendukung Keputusan Menentukan Pemberian Bonus Tahunan Pada Karyawan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Ahp),” JSiI (Jurnal Sist. Informasi), vol. 6, no. 1, p. 54, 2019, doi: 10.30656/jsii.v6i1.1074.

Romindo Romindo and Jamaludin Jamaludin, "Implementasi Metode ANP Terhadap Sistem Pendukung Keputusan Memilih Toko Daring Terbaik," JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA, vol. III, no. 4, pp. 254-260, Oktober 2019.

Herlambang, Manajemen Kesehatan dan Rumah Sakit, 34th ed. Yogyakarta: Gosyen Publishing, 2013.

Kemenkes, “Pusat Data Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI 2018.” Kementerian RI, Jakarta, p. 2, 2018.

Diterbitkan

2021-10-19

Cara Mengutip

Jeperson Hutahaean, & Wily Julitawaty. (2021). Implementasi Metode AHP Untuk Sistem Pendukung Keputusan Proses Kenaikan Jabatan Karyawan . SATESI: Jurnal Sains Teknologi Dan Sistem Informasi, 1(2), 99–105. https://doi.org/10.54259/satesi.v1i2.79

Terbitan

Bagian

Articles