Pengarusutamaan Moderasi Beragama di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.54259/pakmas.v6i1.3239Kata Kunci:
Religious Moderation, Elementary School, Community ServiceAbstrak
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di sekolah Edutama Karawang Permasalahan yang dihadapi mitra yakni kualitas moral anak-anak yang terbilang memprihatinkan. Adapun permasalahan ini Fenomena saat ini siswa memiliki kecenderungan sikap intoleran dan radikalis yang cukup mengkhawatirkan. Gejala intoleransi dan radikalisme cenderung lebih besar pada persoalan agama dari pada persoalan etnisitas. Oleh karenannya, pengarusutamaan moderasi beragama perlu dilakukan dalam lembaga pendidikan. PkM ini bertujuan untuk mencari alternatif atas permasalahan yang dihadapi oleh mitra, yakni masyarakat. Metode pelaksanaan PkM ini dilakukan melalui 3 tahapan, yakni: 1) persiapan; 2) pelaksanaan; dan 3) evaluasi. Adapun yang dihasilkan atau dicapai dari PkM ini yaitu: 1) Kurikulum memiliki peran penting dalam Pendidikan terutama dalam proses belajar mengajar. 2), Pendidik, selanjutnya bagiamana menyiapkan guru-guru yang memiliki profesionalitas dalam mengajar dengan mengedepankan prinsip washatiyah, prinsip adil, serta prinsip mengayomi. 3), Materi, selanjutnya untuk menyampaikan nilai-nilai moderasi beragama kepada siswa, maka sebagai guru perlu terlebih dahulu memiliki pemahaman tentang konsep moderasi beragama dan sudah mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Unduhan
Referensi
Ahmad, F. (2023). Menjadi wasit yang bijak: aktualisasi moderasi beragama di ranah pendidikan Indonesia. Didaktika Jurnal Pemikiran Pendidikan, 29(1), 125-138. https://doi.org/10.30587/didaktika.v29i1.5276.
Akhyar, M., Iswantir, M., & Gusli, R. A. (2023). Implementasi pendidikan karakter anak usia dini melalui pembelajaran Al-Qur’an di SD IT Karakter Anak Shaleh Kota Padang. Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam, 4(2), 31-46. https://doi.org/10.51672/jbpi.v4i2.196.
Bahar, M. (2022). Internalisasi moderasi beragama perspektif Islam dalam dunia pendidikan: sebuah analisis relevansi pendidikan dengan pembangunan karakter beragama peserta didik. International Journal of Demos, 4(2), 824-834. https://doi.org/10.37950/ijd.v4i2.279.
Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory (Vol. 1, hlm. 141-154). Englewood Cliffs, NJ: Prentice hall.
Dewanti, Y., & Akriani, W. (2023). Pembentukkan akhlak peserta didik melalui pendidikan agama Islam. Jurnal Pendidikan Islam Al-Affan, 4(1), 92-98. https://doi.org/10.69775/jpia.v4i1.162.
Dewi, S., Zamroni, M. A., & Leksono, A. A. (2024). Penanaman sikap moderasi beragama pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran PAI. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 4(1), 1-15. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i1.1558.
Haris, S. A., Muqowim, M., & Radjasa, R. (2020). The contextualization of Sayyid Idrus Bin Salim Al-Jufri’s thoughts on religious moderation in Institut Pendidikan Al-Khairaat Palu. Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 9(2), 77–92. https://doi.org/10.22219/progresiva.v10i2.12599.
Hasan, M. (2021). Prinsip moderasi beragama dalam kehidupan berbangsa. Jurnal Mubtadiin, 7(02), 110–123. Diambil dari https://journal.an-nur.ac.id/index.php/mubtadiin/article/view/104.
Hasyim, F. & Junaidi, J. (2023). Penguatan moderasi beragama sebagai upaya pencegahan radikalisme dan intoleransi pelajar di Karesidenan Surakarta. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia, 6(1), 1-12. https://doi.org/10.36722/jpm.v6i1.2141.
Hidayatulloh, T., Saputra, H., & Saumantri, T. (2023). Peran Pesantren Tarekat Roudhoh Al-Hikam dalam mengembangkan tradisi intelektual Islam dan moderasi beragama di Indonesia. Dialog, 46(1), 38-52. https://doi.org/10.47655/dialog.v46i1.702.
Ikhwan, M., Wahyudi, D., & Alfiyanto, A. (2023). Peran pendidikan agama Islam dalam memperkuat moderasi beragama di Indonesia. Realita Jurnal Penelitian dan Kebudayaan Islam, 21(1), 1-15. https://doi.org/10.30762/realita.v21i1.148.
Islam, M. H. (2021). Hidden curriculum sekolah dalam menangkal rasisme keberagamaan. Journal Multicultural of Islamic Education, 5(1), 87-99. https://doi.org/10.35891/ims.v5i1.2765.
Istianah, A., Darmawan, C., Sundawa, D., & Fitriasari, S. (2024). Peran pendidikan kebinekaan dalam pendidikan kewarganegaraan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang damai. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 9(1), 15-29. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192.
Istianah, A., Maftuh, B., & Malihah, E. (2023). Konsep sekolah damai: harmonisasi profil pelajar Pancasila dalam implementasi kurikulum merdeka belajar. Jurnal Education and Development, 11(3), 333-342. https://doi.org/10.37081/ed.v11i3.5048.
Jackson, P. (1968). Life in classroom. Diambil 16 April 2025, dari: http://www.kdpoorg/images/Jackson.jprg.
Kementerian Agama. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Mandasari, A., Dewi, D. H., Zurriati, & Pandiangan, A. P. B. (2024). Menumbuhkan rasa peduli sosial pada anak SD melalui kegiatan kokurikuler dalam membentuk karakter peserta didik pada kurikulum merdeka. MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 144-150. https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i3.821.
Masnawati, E., Darmawan, D., & Masfufah, M. (2023). Peran ekstrakurikuler dalam membentuk karakter siswa. PPIMAN: Pusat Publikasi Ilmu Manajemen, 1(4), 305-318. https://doi.org/10.59603/ppiman.v1i4.347.
Musahwi. (2024). Implementation of the hidden curriculum of religious moderation education at State Islamic Senior High Schools in the Cirebon Region. Jurnal Studi Sosial Keagamaan, 1(76), 75-90. https://doi.org/10.24235/sejati.v4i1.77.
Mustika, D., Irsanti, A. Y., Setiyawati, E., Yunita, F., Fitri, N., & Zulkarnaini, P. (2023). Pendidikan inklusi: mengubah masa depan bagi semua anak. Student Scientific Creativity Journal, 1(4), 41-50. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v1i4.1575.
Nurman, M., Yuliejantiningsih, Y., & Roshayanti, F. (2018). Pengaruh kepemimpinan partisipatif kepala sekolah dan kompetensi guru terhadap mutu sekolah SMP Negeri di Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(3). https://doi.org/10.26877/jmp.v7i3.3141.
Shaleh, M., & Fadhilah, M. N. (2022). Penerapan moderasi beragama pada lembaga PAUD di Sulawesi tenggara. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), Art. 6. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2903.
Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi moderasi beragama di lembaga pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323–348. https://doi.org/10.37302/jbi.v12i2.113.
Sutrisno, E. (2019). Aktualisasi moderasi beragama di lembaga pendidikan. Jurnal Bimas Islam, 12(2), 323-348. https://doi.org/10.37302/jbi.v12i2.113.
Thornberg, R. (2009). The moral construction of the good pupil embedded in school rules. Education, citizenship and social justice, 4(3), 245-261. https://doi.org/10.1177/1746197909340874.
Vygotsky, L., & Cole, M. (2018). Lev Vygotsky: learning and social constructivism. Learning Theories for Early Years Practice. UK: SAGE Publications Inc, 68-73.
Wahyuni, P. (2024). Manajemen pendidikan islam keluarga dalam perspektif Al-Quran. AJMIE: Alhikam Journal of Multidisciplinary Islamic Education, 5(1), 158-169. https://doi.org/10.32478/nd5mfh88.
Yani, A. & Jazariyah, J. (2020). Penyelenggaraan PAUD berbasis karakter kebhinekaan sebagai upaya pencegahan radikalisme sejak dini. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 1-13. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.503.
Yasbiati, Y., Mulyana, E. H., Rahman, T., & Qonita, Q. (2019). Profil kejujuran anak usia 5-6 tahun di RA-At-Taufiq Kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 99-106. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i2.28591.
Wertsch, J. V., & Sohmer, R. (1995). Vygotsky on learning and development. Human Development, 38(6), 332-337. https://doi.org/10.1159/000278339.
Zahrika, N. A., & Andaryani, E. T. (2023). Kurikulum berbasis budaya untuk sekolah dasar: Menyelaraskan pendidikan dengan identitas lokal. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 3(2), 163-169. https://doi.org/10.57251/ped.v3i2.1124.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hisny Fajrussalam, Sofyan Iskandar, Wina Mustikaati, Yahya Rafi Sya'bani, Anisah Anisah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (Refer to The Effect of Open Access).






















