Upaya Revitalisasi Taman Bacaan Masyarakat Humanis di SPNF SKB Wilayah I TTS
DOI:
https://doi.org/10.54259/diajar.v5i3.8161Keywords:
TBM Revitalization, Community Literacy, Nonformal EducationAbstract
This study aims to describe the efforts to revitalize the Humanis Community Reading Park (Taman Bacaan Masyarakat/TBM) at SPNF SKB Region I, South Central Timor Regency. The study was motivated by the condition of the Humanis TBM, which had experienced a decline in its function, poor maintenance, and limited literacy activities, resulting in its underutilization as a community learning facility. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation studies. The research informants consisted of the Head of SPNF SKB Region I, the implementer of the Humanis TBM revitalization program, and three children participating in TBM activities. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source triangulation and technique triangulation. The findings revealed that the revitalization efforts were carried out through the stages of initial condition identification, program planning, activity implementation, and strengthening the function of the TBM. The revitalization activities included cleaning and reorganizing the reading area, classifying reading materials, utilizing digital media as a learning resource, and implementing more engaging literacy activities for children. These efforts had a positive impact on both the physical condition and function of the TBM, as indicated by improved reading space comfort, better organization of reading materials, and increased children's participation in literacy activities. Therefore, the revitalization successfully restored the function of Humanis TBM as a center for literacy and nonformal learning within the community.
Downloads
References
[1] “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007 Tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan,” vol. 2000, 2007.
[2] A. Rahmat, “Manajemen pemberdayaan pada pendidikan nonformal,” Gorontalo Ideas Publ., 2018.
[3] Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, “Pedoman Pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat,” Jakarta, Indones. Direktorat Pembin. Pendidik. Keaksaraan dan Kesetaraan, 2016.
[4] F. Arifin and M. Marlini, “Pemanfaatan taman bacaan masyarakat tanah ombak di purus iii padang sebagai sumber belajar,” J. Ilmu Inf. Perpust. dan Kearsipan, vol. 5, no. 2, pp. 21–32, 2017.
[5] A. I. Nuraini, “Implementasi rumah taman baca dalam meningkatkan budaya literasi di desa cilangkara,” Lemb. Penelit. dan Pengabdi. Masy. Univ. Islam “45” Bekasi, vol. 03, pp. 17–24, 2024.
[6] D. H. Agustiani, “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Literasi: Studi Kasus Taman Baca Masyarakat Matahari Indonesia Kediri,” J. Ilmu Informasi, Perpust. dan Kearsipan, vol. 23, no. 1, 2021, doi: 10.7454/JIPK.v23i1.005.
[7] S. Rahayu and Fakhruddin, “Manajemen taman bacaan masyarakat sebagai upaya meningkatkan budaya literasi,” 2019.
[8] A. F. C. Wallace, “Revitalization movements in development,” in The Challenge of Development, Routledge, 2017, pp. 455–463.
[9] R. Nur’aeni, “Membangun Masyarakat Gemar Belajar Melalui Program Revitalisasi Tbm Bening Saguling,” pp. 33–40, 2019.
[10] S. R. Hutagaol, A. T. Susanti, A. W. Utomo, S. R. Hutagaol, A. T. Susanti, and A. Wahyudi, “Praktik Sosial : Menumbuhkan Minat Baca Masyarakat melalui Taman Bacaan Masyarakat ( TBM ) di Kelurahan Kutowinangun Lor,” 2023.
[11] N. Kamalia et al., “Revitalisasi Taman Baca Masyarakat ( TBM ) sebagai Upaya Meningkatkan Literasi dan Minat Baca Anak Desa Langensari,” vol. 2, no. 10, pp. 4623–4631, 2025.
[12] I. Safitri and T. Wibiwirutami, “Revitalisasi Taman Baca Masyarakat ( TBM ) Gandasari Sebagai Strategi Pengembangan Minat Baca Anak Desa Sukaraya,” pp. 106–113, 2025.
[13] V. Sevilla, Z. A. Quddus, and G. Sabarina, “Pendampingan L iterasi D igital D an I nformasi D i T aman B acaan M asyarakat ( TBM ) PERIGI K ota D epok,” vol. 8, no. 1, pp. 188–196, 2024.
[14] Sugiyono, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. In In Bandung: Alfabeta. 2021. [Online]. Available: https://books.google.com/books/about/Metode_Penelitian_Bisnis_Pendekatan_Kuan.ht ml?id=aFHZzwEACAAJ
[15] R. N. Niuflapu and S. Neonufa, “Rumah belajar Melang sebagai wadah penguatan literasi masyarakat di Kabupaten Alor,” J. Prodi PLS Univ. Nusa Cendana, vol. 3, no. 1, 2023.
[16] A. R. Sari, I. Susanti, L. Widaningsih, A. Y. Permana, and D. C. P. Sari, “Peningkatan Tingkat Literasi Masyarakat Melalui Revitalisasi Perpustakaan Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat,” Lentera Karya Edukasi, vol. 2, no. 3, pp. 137–146, 2022, doi: 10.17509/lekaedu.v2i3.52620.
[17] A. Jufriadi, H. Dian Ayu, N. Ain, and Solikhan, “Revitalisasi Taman Baca untuk Meningkatkan Literasi Masyarakat,” J. Pengabdi. Masy., vol. 2, no. 1, 2024, [Online]. Available: https://ejournal.unikama.ac.id/index.php/jdimas/article/view/10430/4434
[18] Fira Rahma Putri Arya and Marlini Marlini, “Persepsi Masyarakat Terhadap Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sebagai Sarana Pengetahuan dan Keterampilan di SKB 1 Tanah Datar,” RISOMA J. Ris. Sos. Hum. dan Pendidik., vol. 2, no. 5, pp. 92–104, 2024, doi: 10.62383/risoma.v2i5.317.
[19] H. Safitri, N. Fitriyanah, Nurhayati, S. M. Nurillah, Sonia, and A. Kristiyanto, “Revitalisasi Semangat Literasi Taman Baca Melalui Pemanfaatan Infografis Dengan Metode Humanitas Untuk Masa Depan Cerdas Anak-anak Di Desa Mengger,” J. Abdimas Mandiri, vol. 8, no. 2, pp. 177–186, 2024, doi: 10.36982/jam.v8i2.4375.
[20] Y. A. Fatimah, A. R. Hanafi, M. Pancasari, S. Fadhilah, J. S. Putra, and S. D. Astuti, “Pengembangan Perpustakaan Negeri Dongeng Bahrul Ulum untuk Meningkatkan Literasi Anak - Anak dan Masyarakat Desa Giyanti,” Community Empower., vol. 6, no. 4, pp. 532–537, 2021, doi: 10.31603/ce.4522.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iven Catur C. S. Tunliu, Reschi V. A. Sinlae, Samrid Neonufa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada DIAJAR (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran).
























