Authoritarian Parenting dalam Film Drama Keluarga Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i2.811Kata Kunci:
Analisis isi, Authoritarian Parenting, Film Drama KeluargaAbstrak
This study aims to determine the frequency of authoritarian parenting in family drama films and to find out how the film frames the parenting style, especially authoritarian parenting in each scene so that the messages contained can be easily understood by the audience. This research was researched with descriptive quantitative content analysis method. This study also uses four indicators of authoritarian parenting from Robinson, Roper, Mandleco, & Hart, 1995, which include indicators of punishment, release, direction and discipline. The samples in this study are scenes taken from films that aired in 2019 – 2021, namely, NKCTHI, Imperfect, Geez & Ann, Dignitate and Maripossa, with a total of 36 scenes. Calculation of the reliability test on the measuring instrument using two coders, with a sample of 23 scenes. The coding results show that the coding sheet is reliable with the results, in Maripossa film of 0.75 (75%), Imperfect film of 1.0 (100%) and NKCTHI film of 0.8 (80%). The results of the study stated that the indicator that has the highest calculation is the direction indicator with 50%, then 30.4% discipline, 17% vent, and 2.6% punishment. This research can represent social problems related to the harmonious relationship between parents and children, with appropriate framing and emotional play in each scene that makes the message conveyed well through film media.
Unduhan
Referensi
Akbar, K. M., Hanief, L., & Alif, M. (2016). Semangat Nasionalisme dalam Film (Analisis Isi Kuantitatif dalam Film Merah Putih. http://jurnal.unpad.ac.id/protv.
Andyani, N. M., Purnawan, N. L., & Pradipta, A. D. (2021). Analisis Isi Kekerasan Verbal dan Non Verbal dalam Film Kucumbu Tubuh Indahku. unud.ac.id.
Asri, R. (2020). Membaca Film Sebagai Sebuah Teks: Analisis Isi Film "Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI)" . Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial.
Ayun, Q. (2017). Pola Asuh Orang Tua dan Metode Pengasuhan Dalam Membentuk Kepribadian Anak. iainkudus.ac.id.
Azasya, S. (2019). [INFOGRAFIS] Minat Penonton Terhadap Film Indonesia, Banyak Gak Sih? Jakarta: idntimes.com.
Azizah, N. (2020). Film NKCTHI Raih Penghargaan di Shanghai. republika.co.id.
bookmyshow. (2020). 10 Film Indonesia Terlaris Kuartal Pertama Tahun 2020. id.bookmyshow.com.
Eriyanto. (2011). Analisis Isi Pengantar Metodologi untuk Penelitian Ilmu Komunikasi dan Ilmu - ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: PRENADAMEDIA GRUP.
Etikawati, A. I., Siregar, J. R., Widjaja, H., & Jatnika, R. (2019). Mengembangkan Konsep dan Pengukuran Pengasuhan dalam Perspektif Kontekstual Budaya. Buletin Psikologi ugm.ac.id.
Herlinawati, Ulumudin, I., Fujianita, S., & Widiputera, F. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Perfilman Indonesia. kemendikbud.go.id.
Kirana. (2021). Positivisme: Paradigma Dominan dalam Penelitian Akuntansi dan Bisnis. ugm.ac.id.
Nooraeni, R. (2017). Implementasi Program Parenting Dalam Menumbuhkan Perilaku Pengasuhan. upi.edu.
Noviandi, F. (2020). Catatan Apik, NKCTHI Raih 118 Ribu Penonton di Hari Pertama. suara.com.
Nurnafisa, S. (2020). Kisah seorang ibu "Trauma masa kecil membuat saya keras pada anak sendiri". the asian parent.
Putra, D. L. (2020). Gaya Asuh dan Pengaruhnya Pada Perkembangan Anak. lm.psikologi.ugm.ac.id.
Putri, N. F. (2021). Representasi Budaya Patriarki Pada Film "Selesai". uns.ac.id.
Rahman, A. (2020). Lewat Film Imperfect, Ernest Prakasa-Meira Anastasia Dapat Penghargaan. jawapos.com.
Rakhmawati, I. (2015). Peran Keluarga dalam Pengasuhan anaK. iainkudus.ac.id.
Ramadhan, A. (2022). Laporan Kasus Kekerasan terhadap Anak dan Perempuan Meningkat 3 Tahun Terakhir. Jakarta: Kompas.com.
Robinson, C., Roper, S. O., Mandleco, B., & Hart, C. (1995). Authoritative, Authoritarian, and Permissive Parenting Practice: Development of a New Measure . Psychology Report.
Rukmini, G. A. (2019). DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA YANG OTORITER TERHADAP PSIKOLOGIS REMAJA DI KELURAHAN SALO KECAMATAN WATANG SAWITTO KABUPATEN PINRANG. core.ac.uk.
Simon, E., & Edim, O. E. (2013). Parenting: Examples from Male/Female Literary Works. Mediterranean Journal of Social Sciences.
Widiyani, R. (2014). Kasus Ade Sara, Dampak Salah Asuh Orangtua? Jakarta: kompas.com.
Yani, A., Khaeriyah, E., & Ulfah, M. (2017). IMPLEMENTASI ISLAMIC PARENTING DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI RA AT-TAQWA KOTA CIREBON. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak.
Zurcher, J., Brubaker, P., Webb, S., & Robinson , T. (2020). Parental Roles in “The Circle of Life” Representations of Parents and Parenting in Disney Animated Films from 1937 to 2017. Taylor & Francis, Sample Pur Humanities Journal.
Hayatun Sofian, Yulanda Trisula SY, Sandi Justitia Putra, Lalu Ahmad Rahmat, & I Made Putra Suryantara. (2022). Analisis Agenda Setting Pemberitaan MotoGP Mandalika Pada RRI Mataram. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 11–20. https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i1.417
Alalik Nur Afifillah, & imu, F. (2022). Strategi Komunikasi Wartawan Kriminal Luwuk Post Dalam Mencari Berita Dimasa Pandemi Covid-19. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 01–10. https://doi.org/10.54259/mukasi.v1i1.397
Musfah, Jejen. 2011. Peningkatan Kompetensi Guru, Melalui Pelatihan dan Sumber Belajar Teori dan Praktik. Jakarta: Kencana,
Subyantoro. 2009. Penelitian Tindakan Kelas. Semarang: Universitas Diponegoro.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Intan Anggraeny, Monika Pretty Aprilia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa MUKASI (Jurnal Ilmu Komunikasi) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada MUKASI (Jurnal Ilmu Komunikasi).























