Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan, Tarif Pajak, dan Digitalisasi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Kepercayaan Wajib Pajak sebagai Variabel Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.54259/akua.v5i4.8708Keywords:
Understanding of Tax Regulations, Tax Rates, Tax Digitalization, Taxpayer Trust, Taxpayer ComplianceAbstract
Suboptimal taxpayer compliance in Indonesia remains a challenge in efforts to increase state revenue derived from taxation. This condition underscores the importance of examining the factors that shape compliance. The present study investigates the effects of understanding of tax regulations, tax rates, and tax digitalization on compliance, while incorporating trust as a moderating variable. A quantitative approach was employed by distributing questionnaires to 120 registered taxpayers in Bandung City. The data were analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA). The findings reveal that understanding of tax regulations and tax rates have an effect on compliance, whereas tax digitalization does not exert a direct effect. The moderation analysis further confirms that taxpayer trust strengthens the relationships between understanding of tax regulations, tax rates, tax digitalization, and compliance. The findings underscore the important role of taxpayer trust in enhancing compliance. Furthermore, the findings may provide a useful basis for tax authorities when formulating tax policies and improving tax administration services to strengthen taxpayer trust and enhancing compliance.
Downloads
References
[1] W. S. Saputra, “Pajak dan Kesinambungan dalam Stabilitas Ekonomi.” Accessed: Apr. 09, 2026. [Online]. Available: https://www.pajak.go.id/index.php/id/artikel/pajak-dan-kesinambungan-dalam-stabilitas-ekonomi?utm_source=chatgpt.com
[2] Direktorat Jenderal Pajak, “Laporan Kinerja Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2025,” Jakarta, 2025. Accessed: Jul. 28, 2026. [Online]. Available: https://www.pajak.go.id/id/laporan-kinerja-djp-tahun-2025
[3] V. V. Sofyan and T. Sudirgo, “Pengaruh Self Assessment System, Pengetahuan, Sanksi, dan Sosialisasi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak,” Jurnal Paradigma Akuntansi, vol. 5, no. 3, pp. 1097–1107, Jul. 2023, doi: https://doi.org/10.24912/jpa.v5i3.25097.
[4] A. N. Aini, E. C. Suhatmi, and E. Meikhati, “Pengaruh Kepercayaan Pada Pemerintah, Literasi Pajak, Dan Digitalisasi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak,” Jurnal Akuntansi dan Pajak, vol. 26, no. 1, pp. 1–11, Aug. 2025, doi: https://doi.org/10.29040/jap.v26i1.18055.
[5] Dana K, “Pengaruh Latar Belakang Pendidikan, Lama Usaha, Dan Pemahaman Pengusaha UMKM Di Kota Bali Terhadap Tingkat Kepatuhan Pemenuhan Kewajiban Perpajakan,” Jurnal Locus Delicti, vol. 2, no. 2, Oct. 2021.
[6] R. Choudhary, F. U. Ruch, and E. Skrok, “Taxing for Growth: Revisiting the 15 Percent Threshold,” 10943, Oct. 2024. doi: 10.1596/1813-9450-10943.
[7] M. Wildan, “Tax Ratio 2025 Hanya Sebesar 9,31% dari PDB.” Accessed: Apr. 09, 2026. [Online]. Available: https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1817160/tax-ratio-2025-hanya-sebesar-931-dari-pdb
[8] Y. Arfah, D. N. Sari, and D. F. A. Panjaitan, “Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Pada KPP Pratama Tebing Tinggi,” Accounting Progress, vol. 4, no. 1, pp. 13–21, 2025, [Online]. Available: www.journal.stie-binakarya.ac.id
[9] A. Y. Puguh and N. D. Sitinjak, “Analisis Pengaruh Tarif Pajak, Kepercayaan, Pengetahuan dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Pelaku UMKM dalam Membayar Pajak (Studi pada UMKM di Kota Malang),” Jurnal Ilmiah Bisnis dan Perpajakan, vol. 4, no. 2, pp. 1–10, Jul. 2022, doi: https://doi.org/10.26905/j.bijak.v4i2.8270.
[10] D. R. K. Sari, E. H. Wahidhani, and W. Hadi, “Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan Dan Tarif Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak,” Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, vol. 11, no. 2, pp. 331–340, 2023, doi: 10.37641/jiakes.v11i1.2033.
[11] P. Tsabita, R. A. Pebriani, and V. Meiriasari, “Pengaruh Pemahaman Peraturan Perpajakan dan Tarif Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak dengan Account Representative (AR) sebagai Variabel Moderasi di KPP Ilir Timur,” JAFM : Journal of Accounting and Finance Management, vol. 6, no. 1, pp. 141–157, Mar. 2025, doi: 10.38035/jafm.v6i1.
[12] S. Dewani and H. Setiyawati, “Tax Digitalization and Cooperative Compliance: A Trust-Mediated Model of Tax Compliance,” Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, vol. 13, no. 4, pp. 955–978, Sep. 2025, doi: 10.37641/jiakes.v13i4.3842.
[13] W. Wulandari and A. N. Sinaga, “Pengaruh Digitalisasi Pajak, Pemahaman Peraturan Pajak Serta Kepercayaan Masyarakat Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pulogadung Jakarta Timur Tahun 2023,” Jurnal Ilmu Administrasi Publik, vol. 4, no. 6, pp. 513–520, Jan. 2025, doi: https://doi.org/10.31334/jiap.v4i6.4407.
[14] H. Wijaya, M. Zuliyana, D. P. Putra, and S. Rani, “Pengaruh Digitalisasi Perpajakan, Pengetahuan Perpajakan Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Di KPP Ilir Timur,” Jurnal Ekuilnomi, vol. 7, no. 1, pp. 53–67, Feb. 2025, doi: 10.36985/kjq23k73.
[15] M. R. D. Kurniawan and D. D. Edtiyarsih, “Analisis Efektivitas Digitalisasi Perpajakan Dalam Meningkatkan Kepatuhan Wajib Pajak Di Indonesia Tahun 2025,” Jurnal Penelitian Nusantara, vol. 1, no. 12, pp. 570–574, Dec. 2025, doi: 10.59435/menulis.v1i12.819.
[16] Afrinia, Analisa, N. Novianty, and Y. Yusri, “Pengaruh Tingkat Kepercayaan Dan Lingkungan Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Membayar Pajak Dengan Niat Sebagai Variabel Moderasi,” Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi, vol. 4, no. 3, pp. 2072–2079, Nov. 2024, doi: https://doi.org/10.47709/jebma.v4i3.4474.
[17] S. Kholipah, A. Irawan, B. Puspita Audina, and S. Nuridah, “Pengaruh Tingkat Kepercayaan Kepada Otoritas Pajak Dan Sistem E-Filling Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak,” EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, vol. 4, no. 1, pp. 129–136, Oct. 2024, doi: 10.56799/ekoma.v4i1.5785.
[18] P. I. K. Widyawati and K. W. Laksmi P, “Pengaruh Kepercayaan Dan Literasi Digital Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Keamanan Data Sebagai Variabel Moderasi,” Jurnal Cendekia Ilmiah, vol. 5, no. 1, pp. 2661–2673, Dec. 2025, doi: https://doi.org/10.56799/jceki.v5i1.12913.
[19] Muslimin, “Pengaruh Pemahaman Wajib Pajak, Kesadaran Wajib Pajak dan Sanksi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi yang Melakukan Kegiatan Bisnis Online di Surabaya,” BAJ : Behavioral Accounting Journal, vol. 4, no. 2, pp. 403–414, Dec. 2021, doi: https://doi.org/10.33005/baj.v4i2.147.
[20] D. Nasiroh and N. W. Afiqoh, “Pengaruh Pengetahuan Perpajakan, Kesadaran Perpajakan, Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi,” RISTANSI: Riset Akuntansi, vol. 3, no. 2, pp. 152–164, Jan. 2023, doi: 10.32815/ristansi.v3i2.1232.
[21] A. K. N. Islamey and M. Muslimin, “The Influence Of Tax Rates, Tax Understanding, And Tax Sanctions On Taxpayers Compliance With Small And Medium Enterprises (MSME),” Ratio : Reviu Akuntansi Kontemporer Indonesia, vol. 5, no. 2, Jul. 2024, doi: 10.30595/ratio.v5i2.21299.
[22] G. N. Fitria, “Understanding Tax Compliance: The Interplay between Tax Morale, Tax Rates, and Mediating Intentions,” Journal of Economics, Finance and Management Studies, vol. 7, pp. 5894–5901, Sep. 2024, doi: 10.47191/jefms/v7.
[23] J. Setiawan and L. D. Yanti, “Kontribusi Pengetahuan, Kesadaran, dan Digitalisasi Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak,” eCo-Buss, vol. 7, no. 2, pp. 1088–1101, Dec. 2024, doi: 10.32877/eb.v7i2.1698.
[24] R. Ristiyana, A. S. Atichasari, and R. Indriani, “Pengaruh Insentif, Digitalisasi Dan Relawan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dengan Kualitas Pelayanan Sebagai Variabel Moderasi,” Owner : Riset & Jurnal Akuntansi, vol. 8, no. 2, pp. 1339–1349, Mar. 2024, doi: 10.33395/owner.v8i2.2096.
[25] Direktorat Jenderal Pajak, “Pajak Jabar I Kenalkan Coretax kepada Wajib Pajak Badan.” Accessed: Jul. 28, 2026. [Online]. Available: https://www.pajak.go.id/id/berita/pajak-jabar-i-kenalkan-coretax-kepada-wajib-pajak-badan
[26] I. Ajzen, “The Theory of Planned Behavior,” Organ. Behav. Hum. Decis. Process., vol. 50, no. 2, pp. 179–211, 1991.
[27] E. Kirchler, E. Hoelzl, and I. Wahl, “Enforced Versus Voluntary Tax Compliance: The ‘Slippery Slope’ Framework,” J. Econ. Psychol., vol. 29, no. 2, pp. 210–225, 2008.
[28] Komarudin and P. Hermawan, “A Study of Trust Base Voluntary Tax Compliance through Tax Administration Digital Transformation in Indonesia,” International Journal of Current Science Research and Review, vol. 5, no. 8, pp. 3227–3238, Aug. 2022, doi: 10.47191/ijcsrr/V5-i8-53.
[29] R. N. Kumala, N. Oktaviono, H. F. R. Setiawan, L. Zulfiati, and D. Dahlifah, “Peran Tax Knowledge dalam Meningkatkan Tax Compliance: Bukti Empiris pada UMKM di Bandung,” Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia, vol. 8, no. 3, pp. 286–304, Sep. 2024, doi: 10.18196/rabin.v8i3.22604.
[30] Hajering, “Pengaruh Digitalisasi Perpajakan (Electronik System) Terhadap Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Makassar Selatan,” Jurnal Cendekia Ilmiah, vol. 3, no. 5, Aug. 2024, doi: https://doi.org/10.56799/jceki.v3i5.4865.
[31] S. Khodijah, H. Barli, and W. Irawati, “Pengaruh Pemahaman peraturan Perpajakan, Kualitas Layanan Fiskus, Tarif Pajak Dan Sanksi Perpajakan Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi,” Jurnal Akuntansi Berkelanjutan Indonesia, vol. 4, no. 2, May 2021, doi: https://doi.org/10.32493/JABI.v4i2.y2021.p183-195.
[32] R. R. Monetary, “Influence of Tax Understanding, Service Quality, and Rates on Bandung MSMEs’ Tax Compliance with Trust as a Moderator,” Action Research Literate, vol. 8, no. 8, pp. 2423–2432, Aug. 2024, [Online]. Available: https://arl.ridwaninstitute.co.id/index.php/arl
[33] R. J. Harris, A Primer of Multivariate Statistics. New York: Academic Press, 1975.
[34] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, 2nd ed. Bandung: Alfabeta, 2023.
[35] D. R. Cooper and P. S. Schindler, Business Research Methods, 12th ed., vol. 12. New York: McGraw-Hill Companies Inc, 2014.
[36] C. Barker, N. Pistrang, and R. Elliott, Research Methods in Clinical Psychology, 3rd ed., vol. 3. Chichester UK: John Wiley & Sons Ltd, 2016.
[37] Gujarati, Damodar N, and D. C. Porter, Basic Econometrics, 5th ed., vol. 5. New York: McGraw Hill, 2009.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Filia Theresia Kurniawaty, Lidya Agustina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Hak cipta pada setiap artikel adalah milik penulis.
Penulis mengakui bahwa AKUA (Jurnal Akuntansi dan Keuangan) sebagai publisher yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini kedalam versi yang lain, seperti: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi kedalam buku, dan lain-lain. Dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada AKUA (Jurnal Akuntansi dan Keuangan).
























